GURU, PRIBADI YANG PANDAI BERBAGI Istilah GURU merujuk pada kosa kata khasanah bahasa Jawa, berupakan kependekan dari kata “ digu GU lan(dan) diti RU ”. “ Digugu ” (Jawa) artinya, kata-katanya senantiasa dapat dipercaya, diikuti, dituruti karena mengandung kebenaran dan kejujuran, bebas dari kebohongan dan ketidak-benaran. Dengan kata lain, guru adalah sosok orang yang senantiasa jujur dan benar. “ Ditiru ” (Jawa) artinya segala perilakunya senantiasa pantas menjadi teladan sehingga setiap orang tidak meragukan lagi untuk meniru perilakunya. Dengan kata lain, guru adalah sosok yang perilakunya senantiasa benar, lurus dan sesuai dengan apa yang dikatakannya. Sungguh, demikian indah dan ideal makna kata GURU, selaras dengan sifat Rasulullah SAW, yaitu SIDDIQ, AMANAH, TABLIGH, FATHONAH, karena memang Rasulullah SAW adalah guru sejati meskipun tanpa gelar-gelar pendidikan formal yang berderet, hanya satu gelar yang sangat agung dimilikinya yaitu Al Amiin. Itulah gelar abadi da...
Postingan
Menampilkan postingan dengan label Pendidikan